Ekspor Sulut Capai US$ 109,8 Juta di Bulan April

Manado, Sulut Times – Nilai ekspor  (nonmigas) Sulawesi Utara pada bulan April 2012 mencapai US$ 109,8 juta atau mengalami pertumbuhan sebesar 38,55 persen dibanding ekspor bulan lalu sebesar US$ 79,2 juta. Namun bila dibanding tahun lalu dengan nilai sebesar 171,1 juta atau turun sebanyak 35,84 persen.

Secara kumulatif niali ekspor (nonmigas) Sulut pada Januari-April 2012 mencapai US$ 443,2 juta atau meningkat 74,67 persen dibanding periode yang sama tahun lalu dengan nilai sebesar US$ 253,7 juta.

Peningkatan terbesar ekspor April 2012 dibanding Maret 2012 terjadi pada komoditi lemak dan minyak hewan/ nabati naik sebesar US$ 21,3 juta dan penurunan ekspor terbesar terjadi pada komodiri ampas/ sisa industri makanan, sebanyak US$ 0,3 juta.

Ekspor ke Belanda pada April 2012 mengalami kenaikan terbesar jika dibanding Maret 2012 yaitu sebesar US$ 32,6 juta. Penurunan terbesarnya ke Malaysia sebesar US$ 12,5 juta.

Periode Januari – April 2012, ekspor produk industry naik 75,49 persen dibanding periode yangsama tahun 2011. Produk pertanian juga tumbuh sekitar 56,36 persen. Sedangkan hasil tambang dan lainnya turun sebesar 99,98 persen.

Nilai impor Sulut di bulan April 2012 mencapai US$ 10,5 juta atau mengalami peningkatan sekitar 44,50 persen dibanding impor Maret 2012 sebanyak US$ 7,3 juta. Dan bila dibanding April 2011 dengan nilai sebesar US$ 5,5 juta, meningkat sebesar 91,16 persen.

Secara kumulatif nilai impor Sulut Januari-April 2012 mencapai US$ 28,1 juta atau turun 59,96 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, dengan nilai sebesar US$ 70,3 juta.

Penurunan terbesar impor April 2012 dibanding Maret 2012 terjadi pada komoditi besi dan baja, sebanyak US$ 2,5 juta. Peningkatan impor terbesarnya pada kapal laut sebesar US$ 5,2 juta.

Impor dari Taiwan pada April 2012 mengalami penurunan terbesar jika dibanding Maret 2012 yaitu sebesar US$ 2,5 juta. Sebaliknya peningkatan impor terbesar dari Malaysia naik sebesar US$ 5,1 juta.

Periode Januari-April 2012 impor mengalami penurunan, barang-barang konsumsi turun sebesar 68,89 persen dibanding periode yang sama tahun 2011. Barang-barang modal juga turun sebesar 67,84 persen. Dan bahan baku dan penolong turun sekitar 29,1 persen.(mvr).-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: