IMPOR SULUT DARI CINA TURUN SEBESAR US$ 1,4 JUTA

Manado, Sulut Times – Total nilai impor Sulut bulan Maret 2012 mencapai US$ 7,3 juta  atau mengalami peningkatan sekitar 64,59 persen dibanding impor Februari 2012 sekitar 4,4 juta. Sebaliknya bila dibandingkan Maret 2011 dengan nilai sebesar US$ 37,1 juta, impor turun sebesar 80,32 persen.

Hal ini diungkapkan Badan Pusat Statistik (BPS) melalui berita resminya, pada awal bulan ini.

Secara kumulatif nilai impor Sulawesi Utara Januari-Maret 2012 mencapai US$ 17,6 juta atau turun 72,83 persen dibanding Januari-Maret 2011 dengan nilai sebesar 64,8 juta.

Penurunan terbesar impor Maret 2012 dibanding Februari  2012 terjadi pada komoditi mesin-mesin/ pesawat mekanik, turun sekitar US$ 1,8 juta. Peningkatan impor terbesarnya pada besi baja dan gandum-gandum masing-masing sekitar US$ 2,5 juta dan 2,0 juta.

Impor dari Cina pada Maret 2012 mengalami penurunan terbesar jika dibanding Februari 2012 yaitu sebesar US$ 1,4 juta. Sebaliknya peningkatan impor terbesar dari Taiwan dan Thailand masing-masing naik sebesar US$ 2,5 juta dan US$ 2,0 juta.

Periode Januari-Maret 2012 impor mengalami penurunan, barang modal turun sebesar 92,01 persen dibanding periode yang sama tahun 2011. Barang-barang konsumsi juga turun sebesar 69,39 persen. Dan bahan baku dan penolong turun sekitar 24,34 persen.

Sementara nilai ekspor Sulut pada bulan Maret 2012 mencapai US$ 79,2 juta atau mengalami pertumbuhan sekitar 27,39 persen dibanding bulan Februari 2012 sebesar US$ 62,2 juta. Bila dibandingkan Maret 2011 dengan nilai sebesar US$ 26,0 juta, ekspor meningkat sebesar 204,71 persen.

Secara kumulatif nilai ekspor (nonmigas) Sulawesi Utara pada Januari-Maret 2012 mencapai US$ 333,5 juta atau meningkat 303,30 persen dibanding  Januari-Maret 2011 dengan nilai sebesar US$ 82,7 juta.

Peningkatan terbesar ekspor Maret 2012 dibanding Februari 2012 terjadi pada komoditi lemak lemak & minyak hewan nabati naik sebesar US$ 13,9 juta dan tidak ada komoditi ekspor yang menurun.

Ekspor ke Singapura pada Maret 2012 mengalami kenaikan  terbesar jika disbanding Februari 2012 yaitu sebesar US$ 12,5 juta. Penurunan terbesarnya ke Korea Selatan sebesar US$ 4,9 juta.

Periode Januari-Maret 2012 ekspor produk industry naik 318,69 persen dibanding periode yang sama tahun 2011. Produk pertanian juga tumbuh sebesar 100,07 persen. Sedangkan hasil tambang & lainnya turun sekitar 100,00 persen.(mvr).-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: