WALO DUKUNG PARLIAMENTARY THRESHOLD (PT) 3,5 %

Tokoh Nusa Utara, Zeth Walo, S.Sos.Manado, Sulut Times – Pasal 208 Undang-Undang baru tentang Pemilihan Umum yang telah disahkan DPR-RI melalui voting tanggal 12 April 2012 lalu, berbunyi: “Partai Politik peserta Pemilu harus memenuhi batas perolehan suara sekurang-kurangnya 3,5 persen dari jumlah suara sah secara nasional untuk diikutkan dalam penentuan perolehan kursi anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota”.

Penetapan parliamentary threshold (PT) 3,5 % secara nasional tersebut, mendapat dukungan berbagai kalangan masyarakat termasuk di daerah ini. Salah satu diantaranya dari seorang Tokoh Nusa Utara, Zeth Walo, S.Sos.

“Pemberlakuan PT 3.5 persen ini sudah bagus. Agar nantinya yang duduk di DPR dan DPRD benar-benar orang yang berkualitas dengan kapasitas yang tidak diragukan lagi. Bukan politisi dadakan yang hanya mengandalkan  banyak duit tapi tidak berbobot.” Tukasnya, bertempat di ruang kerjanya.

Mantan birokrat dan anggota Dewan Kota Manado 2 periode ini pun mengungkapkan keprihatinannya melihat eksistensi para legislator saat ini baik di pusat maupun daerah yang semakin menurun dalam mendapatkan kepercayaan masyarakat.

“Lihat saja, apa hasil kerja yang mereka perbuat untuk kepentingan masyarakat yang memilih mereka”, ujar Ketua DPP Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPNRI) Sulawesi Utara ini dengan nada bertanya.

Walo juga mendukung dan menghendaki setiap parpol memilih dan menetapkan kader-kader terbaiknya dengan nomor urut yang tepat untuk dicalonkan sebagai anggota dewan.(rm).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: